Total Tayangan Halaman

Minggu, 18 Desember 2011

KEAMANAN DAN KONTROL SISTEM INFORMASI

PENDAHULUAN

Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan sistem dimana seorang manajer mengatur, mengawasi dan menggunakan sumber daya yang ada secara maksimal. SIM juga digunakan untuk memecahkan masalah sehingga mempermudah pekerjaan manajer. Dalam penggunaannya, SIM harus didukung dengan keamanan dan mudah dalam pengontrolan atau pengendaliannya oleh manajer.

PEMBAHASAN

Pentingnya Pengendalian Sistem Informasi
Suatu sistem informasi memiliki proses – proses perencanaan, analisis, imlementasi, dan pengevaluasian. Pada proses – proses tersebut dibutuhkan pengendalian yang baik oleh manajer agar tercapai tujuan perusahaan. Dalam prakteknya, suatu rencana kerja yang telah dibuat oleh perusahaan diimplementasikan oleh seluruh karyawan. Manajer harus memonitor bawahannya untuk memastikan rencana kerja yang telah dibuat telah berjalan sebagaimana mestinya. Apabila terjadi kesalahan, manajer harus melakukan tindakan korektif sesuai kebutuhan. Dan dalam pengambilan keputusan, manajer harus mencari solusi dalam pemecahan masalah. Manajer juga tidak boleh salah dalam menggunakan metode yang diterapkannya dalam mempermudah pengambilan keputusan.

Tugas Penendalian dalam Sistem Informasi Berbasis Komputer

Kontrol proses pengembangan
Ada 5 tahapan :

• Tahap Perencanaan
Adalah mendefinisikan tujuan, target, dan kendala – kendala yang ada.

• Tahap Analisis
Adalah menganalisis sumber daya dan informasi yang ada.

• Tahap Perancangan
Adalah merancang program kerja.

• Tahap Penerapan
Adalah memastikan bahwa segala rancangan dapat diterapkan dengan baik.

• Tahap Penggunaan
Adalah menggunakan rencana kegiatan sesuai dengan penerapan yang berhasil dilakukan.

Kontrol desain sistem
Manajer mengontrol desain yang telah dibuat dengan cara memeriksa kesalahan seminimal mungkin, dan apabila ada dilakukan pengkoreksian. Kontrol desain sistem dibagi menjadi 5 bagian pokok, yaitu :

Permulaan Transaksi
Permulaan transaksi dibagi menjadi 5, yaitu :

• Permulaan Dokumentasi Sumber
• Kewenangan
• Pembuatan Input Komputer
• Penanganan Kesalahan
• Penyimpanan Dokumen Sumber

Entry Transaksi
Dibagi menjadi 4, yaitu :
• Entri Data
• Verifikasi Data
• Penanganan Kesalahan
• Penyeimbangan Batch


Komunikasi Data
Dibagi menjadi 4, yaitu :

• Kontrol Pengiriman Data
• Kontrol Channel Komunikasi
• Kontrol Penerimaan Pesan
• Rencana Pengamanan Datacom secara keseluruhan

Pemrosesan komputer
Dibagi menjadi 3, yaitu :

• Penanganan Data
• Penanganan Kesalahan
• Database dan Perpustakaan Software


Output Komputer
Dibagi menjadi 5, yaitu :

• Distribusi
• Penyeimbangan Departemen Pemakai
• Penanganan Kesalahan
• Penyimpangan Record
• Penyeimbangan Operasi Komputer


Kontrol pengoperasian sistem
Digunakan agar kegiatan operasi yang dilakukan mencapai tujuan perusahaan. Kontrol ini dibagi menjadi 5 bagian, yaitu :

• Struktur organisasional
• Kontrol perpustakaan
• Pemeliharaan Peralatan
• Kontrol lingkungan dan keamanan fasilitas
• Perencanaan disaster

KESIMPULAN
Sistem Informasi Manajemen (SIM) dalam prakteknya harus dilakukan pengendalian proses oleh manajer, baik dalam proses perencanaan sampai penggunaannya. Seorang manajer harus dapat memilih, metode apa yang akan digunakan untuk mencapai tujuan perusahaan. Tidak hanya itu, SIM juga harus didukung oleh fasilitas keamanan yang baik juga. 

DAFTAR PUSTAKA
http://queenzha-globaltechnology.blogspot.com/2009/12/keamanan-dan-kontrol-sistem-informasi.html
http://igitsigit.blogspot.com/2009/12/keamanan-dan-kontrol-sistem-informasi.html
http://alonemutz.blogspot.com/2010/12/pentingnya-manajemen-kontrol-keamanan_6216.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar